Cara Menghitung ROAS: Rumus, Contoh, dan Benchmark per Industri

ROAS return on ad spend rumus benchmark iklan

Intinya: ROAS (Return on Ad Spend) adalah metrik yang mengukur berapa rupiah pendapatan yang dihasilkan dari setiap rupiah yang dikeluarkan untuk iklan. Rumusnya sederhana: Pendapatan dari Iklan dibagi Biaya Iklan. Tapi menginterpretasikan ROAS tidak sesederhana itu. Artikel ini panduan lengkap: rumus, benchmark per industri, perbedaan ROAS vs ROI, dan strategi meningkatkannya.

Apa Itu ROAS?

ROAS (Return on Ad Spend) adalah metrik yang mengukur efektivitas belanja iklan. ROAS 5x artinya setiap Rp1 yang Anda keluarkan untuk iklan menghasilkan Rp5 pendapatan. Ini metrik paling langsung untuk mengevaluasi apakah campaign iklan Anda menguntungkan atau merugi.

ROAS berbeda dengan ROI. ROAS hanya menghitung pendapatan dari iklan, tidak memperhitungkan biaya lain seperti biaya produksi, gaji tim, atau biaya operasional. ROI menghitung semua biaya. Contoh: jika Anda jual produk seharga Rp100.000 dengan margin 40%, dan biaya iklan Rp10.000 per penjualan, ROAS Anda 10x. Tapi ROI Anda mungkin hanya 3x setelah memperhitungkan biaya produksi, pengiriman, dan operasional.

Rumus ROAS dan Cara Menghitungnya

Rumus ROAS sangat sederhana:

ROAS = Total Pendapatan dari Iklan / Total Biaya Iklan

Contoh perhitungan: sebuah brand skincare menjalankan Meta Ads dengan budget Rp20.000.000 selama sebulan. Dari iklan tersebut, mereka mendapatkan 500 order dengan rata-rata order value Rp200.000. Total pendapatan = 500 x Rp200.000 = Rp100.000.000. ROAS = Rp100.000.000 / Rp20.000.000 = 5x.

Namun, jika margin produk hanya 30%, maka laba kotor dari iklan adalah Rp100.000.000 x 30% = Rp30.000.000. Setelah dikurangi biaya iklan Rp20.000.000, laba bersih hanya Rp10.000.000. ROAS 5x tidak otomatis berarti untung besar, tergantung margin produk Anda.

Benchmark ROAS per Industri

Tidak ada ROAS yang “baik” secara universal. Angka ideal berbeda per industri:

IndustriROAS Minimal (Break Even)ROAS Target
E-commerce (margin 30-50%)2-3x5-10x
Skincare & Kecantikan3-4x8-15x
Fashion2-3x4-8x
Pendidikan (sekolah, kursus)5-10x15-30x
Properti10-20x30-50x
SaaS & Software3-5x5-10x

Pendidikan dan properti punya ROAS target lebih tinggi karena customer lifetime value (CLV) yang besar. Satu siswa yang mendaftar bisa menghasilkan puluhan juta dalam beberapa tahun. Satu pembeli properti bisa menghasilkan ratusan juta.

ROAS vs ROI vs ROE: Jangan Tertukar

MetrikMenghitungKapan Digunakan
ROASPendapatan / Biaya IklanEvaluasi performa campaign iklan spesifik
ROI(Pendapatan – Semua Biaya) / Semua BiayaEvaluasi profitabilitas bisnis keseluruhan
ROE (Return on Emotion)KualitatifBrand awareness, engagement, sentiment

5 Strategi Meningkatkan ROAS

  1. Targeting lebih presisi: narrowing audience mengurangi budget terbuang ke orang yang tidak akan beli.
  2. Creative testing: A/B test 3-5 variasi iklan. Creative yang menang bisa menghasilkan ROAS 2-3x lebih tinggi.
  3. Landing page optimasi: jika CVR landing page naik dari 2% ke 4%, ROAS otomatis 2x lipat tanpa menambah budget iklan.
  4. Retargeting: orang yang sudah visit website tapi belum beli adalah prospects paling panas. Biaya retargeting lebih rendah, ROAS lebih tinggi.
  5. Negative keyword: di Google Ads, tambahkan kata kunci negatif untuk menghindari klik dari pencarian yang tidak relevan.

Butuh bantuan mengoptimasi ROAS campaign Anda? Tim Digitalic mengelola Google Ads, Meta Ads, dan TikTok Ads dengan pendekatan berbasis data dan A/B testing kontinu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa bedanya ROAS dan ROI?

ROAS hanya menghitung pendapatan vs biaya iklan. ROI menghitung semua biaya termasuk produksi, operasional, dan gaji.

Berapa ROAS yang bagus?

Tergantung industri dan margin. E-commerce 3-5x sudah bagus. Pendidikan bisa target 15-30x karena customer lifetime value tinggi.

Kenapa ROAS saya rendah padahal banyak klik?

Kemungkinan: targeting terlalu luas, landing page tidak mengonversi, atau produk terlalu mahal untuk audiens yang dijangkau.

Apakah ROAS tinggi selalu berarti untung?

Tidak. ROAS 10x dengan margin produk 5% tetap merugi. Selalu hitung margin produk bersamaan dengan ROAS.

Kategori Artikel:

Layanan Kami

★ Layanan DigitalicBisnis yang mudah ditemukan, dipercaya, dan dipilih.
  • SEO & konten yang mendatangkan traffic organik
  • Iklan Google, Meta & TikTok berbasis data
  • Press release ke 100+ media nasional
Konsultasi Sekarang
  • Bagikan:
  • Rekomendasi lainnya dari Digitalic

    Strategi digital marketing di Indonesia 2026

    Digital Marketing di Indonesia: Tren, Strategi, dan Peluang 2026

    Intinya: Digital marketing di Indonesia bukan lagi opsi, tapi keharusan. Dengan 122 juta pengguna Facebook,...
    ROI digital marketing framework LTV CAC analisis

    Cara Menghitung ROI Digital Marketing: Framework, Contoh, dan Biaya Tersembunyi

    Intinya: ROI (Return on Investment) digital marketing bukan cuma soal ROAS. Ini menghitung profitabilitas setelah...
    TikTok Shop bisnis setup strategi live commerce

    Panduan TikTok Shop untuk Bisnis: Setup, Strategi, dan Optimasi

    Intinya: TikTok Shop bukan cuma fitur tambahan di TikTok. Ini adalah ekosistem dagang terintegrasi yang...
    Jasa event organizer untuk corporate event dan konferensi

    Jasa Event Organizer: Jenis Event, Budget, dan Tips Memilih EO

    Intinya: Memilih jasa event organizer (EO) yang tepat menentukan sukses acara Anda. EO profesional menangani...
    Konsultasi dengan kami