Intinya: Press release dan advertorial adalah dua format publikasi media dengan tujuan berbeda. Press release untuk pengumuman dan berita (gratis atau berbayar), advertorial untuk konten promosi yang menyamar sebagai artikel. Masing-masing punya kelebihan, kekurangan, dan implikasi SEO yang berbeda.
TL;DR: Press release adalah rilis berita yang diliput media secara editorial tanpa label berbayar, menekankan nilai berita. Advertorial adalah konten promosi berbayar yang dikemas seperti artikel, biasanya berlabel sebagai konten sponsor. Keduanya berguna, tetapi berbeda dalam tujuan, kredibilitas, kontrol pesan, dan biaya.
Dalam strategi komunikasi dan pemasaran, sering terjadi kebingungan antara dua format publikasi yang populer: press release dan advertorial. Banyak perusahaan dan instansi yang mengira keduanya sama, padahal memiliki mekanisme, tujuan, dan dampak yang sangat berbeda. Memahami perbedaan mendasar ini sangat penting agar Anda dapat memilih pendekatan yang paling tepat sesuai dengan tujuan komunikasi dan anggaran yang tersedia.
Kesalahan dalam memilih antara press release dan advertorial dapat berdampak signifikan pada efektivitas pesan yang disampaikan dan persepsi audiens terhadap brand Anda. Oleh karena itu, pemahaman yang jelas tentang karakteristik masing-masing format akan membantu Anda menyusun strategi publikasi yang lebih tepat sasaran dan memberikan hasil yang optimal.
Apa Itu Press Release?
Press release atau siaran pers adalah pernyataan resmi yang disusun oleh sebuah organisasi dan dikirimkan kepada media dengan harapan akan diliput sebagai berita. Press release menekankan pada nilai berita (news value), yaitu informasi yang dianggap penting, menarik, dan layak diketahui oleh publik.
Jika media menilai bahwa rilis tersebut memiliki nilai berita yang cukup, mereka akan memublikasikannya dalam konteks editorial, kadang dengan penyuntingan oleh redaksi agar sesuai dengan gaya bahasa media tersebut. Karena hadir sebagai berita editorial, press release memberikan kredibilitas yang sangat tinggi. Audiens cenderung lebih mempercayai informasi yang disajikan oleh media sebagai berita dibandingkan dengan konten yang jelas-jelas berlabel iklan.
Apa Itu Advertorial?
Advertorial adalah gabungan dari kata “advertisement” (iklan) dan “editorial” (tulisan redaksi), yaitu konten promosi berbayar yang dikemas dengan gaya penulisan artikel editorial. Berbeda dari iklan biasa yang bersifat persuasif secara langsung, advertorial menyerupai artikel informatif sehingga terasa lebih mendalam dan tidak terlalu agresif.
Namun, advertorial umumnya harus diberi label sebagai “konten bersponsor”, “advertorial”, atau “kerja sama” sesuai dengan kode etik jurnalistik yang berlaku. Advertorial memberikan kontrol penuh atas pesan karena Anda yang menyusun dan membayar penempatannya. Ini sangat cocok untuk pesan promosi yang ingin disampaikan secara persis seperti keinginan Anda tanpa risiko disunting oleh redaksi media.
Tabel Perbandingan: Press Release vs Advertorial
| Aspek | Press Release | Advertorial |
|---|---|---|
| Tujuan Utama | Membangun awareness dan kredibilitas melalui nilai berita | Mempromosikan produk/layanan secara langsung dan persuasif |
| Biaya | Gratis (jika diliput) atau biaya distribusi saja | Berbayar (membeli ruang/kolom di media) |
| Kontrol Pesan | Rendah (dapat disunting oleh redaksi) | Tinggi (pesan sesuai dengan yang Anda buat) |
| Kredibilitas | Tinggi (dianggap sebagai berita independen) | Sedang (dikenali sebagai konten berbayar) |
| Waktu Publikasi | Tergantung kelayakan berita dan jadwal redaksi | Pasti (sesuai dengan jadwal yang dibeli) |
| Format | Standar jurnalistik (5W+1H) | Lebih fleksibel, bisa seperti artikel feature |
Perbedaan dari Sisi Tujuan
Press release bertujuan untuk menyampaikan informasi yang bernilai berita guna membangun awareness dan kredibilitas jangka panjang. Fokusnya adalah pada reputasi dan hubungan baik dengan media. Sebaliknya, advertorial bertujuan untuk mempromosikan produk atau layanan secara langsung dengan pesan yang persuasif. Press release lebih berorientasi pada informasi dan reputasi, sedangkan advertorial lebih berorientasi pada penjualan dan promosi.
Perbedaan dari Sisi Kredibilitas
Karena hadir sebagai berita editorial, press release umumnya dipersepsi lebih kredibel dan objektif oleh audiens. Pembaca menganggapnya sebagai informasi yang telah melalui proses kurasi oleh jurnalis. Advertorial, meski dikemas secara informatif, tetap dikenali sebagai konten berbayar sehingga audiens menyadari sifat promosinya. Untuk membangun kepercayaan jangka panjang, press release unggul. Namun, untuk pesan promosi langsung yang membutuhkan penjelasan detail, advertorial lebih sesuai.
Perbedaan dari Sisi Kontrol Pesan
Pada press release, media memiliki hak untuk menyunting atau bahkan tidak memublikasikan rilis sama sekali jika dianggap kurang bernilai berita atau tidak sesuai dengan kebijakan redaksi. Anda tidak memiliki kontrol penuh atas hasil akhirnya. Pada advertorial, Anda memiliki kontrol penuh atas isi pesan, desain, dan penempatan karena Anda membayar ruang tersebut. Jika kontrol pesan yang persis sangat penting untuk kampanye Anda, advertorial menjadi pilihan yang lebih aman.
Perbedaan dari Sisi Biaya
Mekanisme biaya keduanya sangat berbeda. Press release tradisional bergantung pada penilaian media; jika bernilai berita, publikasinya gratis. Namun, layanan distribusi press release berbayar juga umum digunakan untuk memastikan jangkauan yang lebih luas. Advertorial selalu berbayar karena merupakan pembelian ruang atau kolom iklan yang dikemas seperti artikel. Pertimbangan anggaran dan tujuan kampanye akan menentukan pilihan yang paling efisien untuk bisnis Anda.
Kapan Menggunakan Masing-Masing?
Gunakan press release untuk momen yang memiliki nilai berita tinggi, seperti peluncuran produk inovatif, aksi korporat besar, pencapaian signifikan, atau publikasi kinerja, terutama ketika kredibilitas editorial sangat penting. Gunakan advertorial ketika Anda ingin menyampaikan pesan promosi secara terkontrol dan mendetail, seperti penjelasan fitur produk, edukasi pasar, atau kampanye khusus yang membutuhkan narasi yang tidak bisa dikompromikan.
Banyak strategi komunikasi yang cerdas memadukan keduanya sesuai kebutuhan momen. Misalnya, meluncurkan produk baru dengan press release untuk mendapatkan liputan berita, kemudian mengikuti dengan advertorial untuk menjelaskan manfaat produk secara lebih mendalam kepada calon konsumen.
Tips Memilih Antara Press Release dan Advertorial
Untuk membantu Anda memutuskan, pertimbangkan beberapa pertanyaan berikut:
- Apakah informasi Anda benar-benar baru dan layak berita? Jika ya, press release adalah pilihan terbaik.
- Apakah Anda membutuhkan kontrol penuh atas pesan dan desain? Jika ya, advertorial lebih tepat.
- Apakah tujuan utama Anda adalah penjualan langsung atau edukasi mendalam? Advertorial lebih cocok untuk ini.
- Apakah anggaran Anda terbatas? Press release (distribusi mandiri) bisa lebih hemat biaya.
- Apakah Anda ingin membangun hubungan jangka panjang dengan media? Press release adalah alat yang tepat untuk ini.
Kesimpulan
Press release dan advertorial sama-sama melibatkan publikasi di media, tetapi berbeda secara fundamental dalam tujuan, kredibilitas, kontrol pesan, dan biaya. Press release menekankan nilai berita dengan kredibilitas editorial yang tinggi, sedangkan advertorial adalah konten promosi berbayar dengan kontrol pesan penuh.
Pilihlah sesuai dengan tujuan komunikasi Anda: utamakan kredibilitas dengan press release, atau utamakan kontrol promosi dengan advertorial. Pelajari lebih lanjut tentang jasa press release media nasional kami untuk membantu Anda menyusun strategi yang tepat.
FAQ
Mana yang lebih kredibel, press release atau advertorial?
Press release umumnya dipersepsi lebih kredibel karena hadir sebagai berita editorial yang telah melalui kurasi redaksi, sedangkan advertorial dikenali sebagai konten berbayar.
Apakah advertorial selalu berbayar?
Ya. Advertorial adalah konten promosi berbayar yang dikemas seperti artikel, dan biasanya wajib berlabel sebagai konten bersponsor sesuai etika jurnalistik.
Bisakah menggunakan keduanya bersamaan?
Tentu. Banyak strategi komunikasi memadukan press release untuk membangun kredibilitas awal dan advertorial untuk menyampaikan pesan promosi yang lebih terkontrol dan mendetail.
Apakah media bisa menolak press release?
Ya, media berhak menolak memublikasikan press release jika dianggap tidak memiliki nilai berita, tidak sesuai dengan kebijakan redaksi, atau bersifat promosi murni.
Berapa biaya distribusi press release?
Bervariasi tergantung layanan distribusi yang digunakan. Bisa mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung jangkauan media yang ditargetkan.
Mau press release atau advertorial yang efektif? Digitalic menyediakan jasa publikasi media dengan akses ke 100+ media nasional.
Masih bingung bedanya press release dan advertorial?
Digitalic membantu Anda menentukan strategi publikasi yang paling efektif sesuai dengan tujuan dan anggaran komunikasi Anda.
Lihat layanan kami atau hubungi tim Digitalic untuk diskusi lebih lanjut.





